Paroki Mesuji – Dalam rangka bina lanjut anak remaja, paroki St. Andreas Rasul, Mesuji, Keuskupan Tanjungkarang, mengadakan “Gebyar SEKAMI” paroki dengan tema “Aku dikasihi Allah: Jadilah Anak yang Baik”. Acara ini dilaksanakan di stasi st. Andreas, Gedungram, mulai tgl 5 hingga 7 juli 2019. Hadir dalam kegiatan ini 98 anak dan 44 pendamping. Seluruh peserta berasal dari stasi-stasi di paroki st. Andreas Rasul, Mesuji.

Gebyar Sekami ini dikemas dalam model live in. Anak-anak mulai kelas 4 SD hingga kelas 2 SMP disebar di keluarga-keluarga, supaya mereka juga berdinamika bersama ‘keluarga baru’.

Pemenang Lomba Gebyar Sekami Paroki st Andreas Rasul Mesuji,, Keuskupan Tanjungkarang (foto: docrmbowoscj)
Pemenang Lomba Gebyar Sekami Paroki st Andreas Rasul Mesuji, Keuskupan Tanjungkarang, 5-7 Juli 2019 (foto: docrmbowoscj)

Dalam kesempatan bersama, acara ini diisi dengan pendalaman materi tentang narkoba. Materi diberikan oleh sr Julia HK. Selain itu, animasi, cerdas cermat Kitab Suci dan liturgy, lomba Mazmur dan lektor, serta outbound ikut mewarnai seluruh proses dinamika acara.

Peserta juga diberi pembekalan iman dan moral lewat renungan yang diberikan oleh panitia. Malam hari acara diisi dengan renungan dan api unggun. Mereka diteguhkan dengan perayaan Ekaristi yang menjadi sumber dan puncak hidup setiap orang Kristiani.

Romo Petrus Subowo, SCJ, pastor pendamping kegiatan ini mengatakan bahwa acara ini sebagi bentuk perhatian mereka untuk membangun kebersamaan dan karakter anak. Anak-anak perlu terus dikumpukan dan dibina, supaya mereka dikuatkan dalam kesatuan. Kondisi geografis stasi-stasi paroki Mesuji tidaklah mudah. Mereka jarang berkumpul karena letak yang berjauhan.

Gebyar Sekami Paroki St Andreas Rasul Mesuji, Keuskupan Tanjungkarang, 5-7 Juli 2019 (foto: docrmbowoscj)
Gebyar Sekami Paroki St Andreas Rasul Mesuji, Keuskupan Tanjungkarang, 5-7 Juli 2019 (foto: docrmbowoscj)

Lebih jauh rm Bowo berkesan bahwa anak sangat senang dengan acara ini. Buktinya mereka minta lagi untuk diadakan perjumpaan lanjutan. Para pendamping juga merasa senang, lebih-lebih materinya sangat menarik dan relevan. Masalah narkoba menjadi masalah yang sedang dihadapi.

Rm Bowo berpesan bahwa kegiatan seperti ini memang harus digalakkan lagi, agar anak bisa mengerti dan bertumbuh dalam iman dan moral yang baik. (ed. Ydw)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *