Berita

Kardinal Baru Untuk Indonesia

Vatican – Kabar gembira datang dari kepausan untuk Gereja Katolik Indonesia. Setelah pendarasan doa Angelus pada Minggu (1/9/19) waktu Vatikan, Paus Fransiskus mengumumkan bahwa Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta, Mgr. Ignasius Suharyo, diangkat menjadi Kardinal. Mgr. Suharyo diangkat menjadi Kardinal bersama sembilan Kardinal baru. Selain itu, Paus Fransiskus juga mengangkat dua uskup agung dan seorang uskup untuk Keuskupan Benguela. Dalam kesempatan itu, Paus Fransiskus mengungkapkan bahwa tempat-tempat di mana para Kardinal baru ini berasal mengungkapkan panggilan misionaris Gereja yang diwariskannya untuk terus mewartakan belas kasih Allah kepada setiap orang di bumi ini. Berikut adalah nama-nama Kardinal baru: S.E. Mons. Miguel Angel Ayuso Guixot, MCCJ – Presiden Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama. S.E. Mons. José Tolentino Medonça – Pengarsip dan Pustakawan Gereja Roma Suci. S.E. Uskup Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo – Uskup Agung Jakarta. S.E. Mons. Juan de la Caridad García Rodríguez – Uskup Agung San Cristobal de la Habana. S.E. Mons. Fridolin Ambongo Besungu, O.F.M. cap – Uskup Agung Kinshasa. S.E. Mons. Jean-Claude Höllerich, SJ – Uskup Agung Luksemburg. S.E. Uskup Alvaro L. Ramazzini Imeri – Uskup Huehuetenamgo. S.E. Mons. Matteo Zuppi – Uskup Agung Bologna. S.E. Mons Cristóbal López Romero, SDB – Uskup Agung Rabat. R.P. Michael Czerny, SJ – Wakil Sekretaris Bagian Migran – Departemen Layanan Pengembangan Manusia Integral Sementara itu, dua Uskup Agung dan Uskup baru yang diangkat adalah sebagai berikut: Uskup Agung Michael Louis Fitzgerald – Uskup Agung Emeritus Nepte Uskup Agung Sigitas Tamkevicius, SJ – Uskup Agung Emeritus Kaunas Bishop Eugenio Dal Corso, PSDP – Uskup Emeritus Benguela Sumber: https://www.vaticannews.va/en/pope/news/2019-09/pope-announces-13-new-cardinals-for-the-missionary-church.html  

Kardinal Baru Untuk Indonesia Read More »

Perayaan Ekaristi Memperingati HR Kemerdekaan RI

HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 pada tahun 2019 bertema “SDM Unggul, Indonesia Maju”. Dalam rangka memperingati HUT RI ke-74, Paroki Katedral Kristus Raja mengadakan perayaan ekaristi pada 17 Agustus 2019 pukul 06.00 WIB. Perayaan ekaristi dimulai dengan perakan petugas liturgi dan diikuti oleh 2 pembawa bendera yaitu Bendera Merah Putih dan Bendera Vatikan. Untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, seluruh umat sebelum ekaristi dimulai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, Indonesia Raya. Dalam homilinya RD. Agustinus Iswanto atau biasa dipanggil Romo Is mengatakan, “Dari ungkapan SDM unggul Indonesia maju dan dari bacaan-bacaan hari ini kita diajak untuk memiliki SDM yang unggul. Orang diminta untuk supaya sumber daya yang ada di dalam diri manusia sungguh-sungguh menjadi daya untuk mendorong manusia-manusia yang hidup di Indonesia mengembangkan dirinya untuk kemajuan Indonesia”. Setelah perayaan ekaristi, ada kegiataan memperingati HUT RI dengan ramah tamah bersama di Aula.    

Perayaan Ekaristi Memperingati HR Kemerdekaan RI Read More »

RIP: Sr. Imelda HK

Telukbetung – Kabar duka datang dari kongregasi Suster-suster Belas Kasih dari Hati Yesus yang Mahakudus Telukbetung. Telah meninggal dunia dengan damai Sr Imelda HK pada Sabtu, 31 Agustus 2019, pkl 08.45 WIB, di RSIA St. Anna, Telukbetung. Misa requiem akan dilaksanakan pada Minggu, 1 September 2019, pada pukul 11.00 WIB di kapel Biara Induk Suster-suster HK, Jln. Hasanudin no 29. Misa requiem akan dipimpin oleh uskup keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono. Pemakaman akan dilaksanakan setelah perayaan ekaristi di pemakaman DSM Negrisakti. Berikut riwayat suster Imelda HK Mengenal Sr. Imelda sebagai sosok religius HK; Pendoa dan Berdaya tahanjuang Sr. Imelda lahir di Klaten pada tanggal 9 Nopember 1939 dari keluarga Almarhum Bapak FX. Darmosusastro dan Ibu Fransiska Sukinah. Di beri nama kecil Sri Warastrini dan menerima sakramen permandian pada tanggal 28 Mei 1944, di Ambarawa dengan nama pelindung Santa Margaretha. Hidup membiara sebagai Religius rasuli HK, diawali dengan memasuki masa Postulat di Metro pada 5 Agustus 1959, selama 11 bulan. Selanjutnya pada tanggal tanggal 16 Juli 1960 menerima busana biara sebagai religius rasuli HK. Sejak saat itu ia menyandang nama Sr. Imelda HK. Masa pembinaan Novisiat diakhiri dengan mengucapkan kaul pertama di Metro pada tanggal 21 Juli 1962. Masa yuniorat dijalani selama enam setengah tahun untuk kemudian menegaskan diri menjadi mempelai Yesus seumur hidup dengan mengucapkan kaul kekal pada 12 Desember 1968. Perutusan sebagai anggota religius rasuli HK diawali di komunitas Telukbetung dengan tugas perutusan sebagai Guru dan penjahit mulai Juli 1962 sampai dengan Desember 1963, dilanjutkan untuk kali kedua dari Februari 1976 sampai Agustus 1981 dengan perutusan sama sebagai guru. Kali ketiga perutusan di Telukbetung sebagai guru di SMP Xaverius dari 1986 sampai 1989. Perutusan keempat dari Juli 1997 hingga Agustus 2003 dalam usianya yang ke 58 dengan perutusan kerasulan doa. Sebagai suster yang telah menyelesaikan purnabakti layanan formal pendidikan beliau masih berkenan melaksanakan perutusan sebagai guru di sekolah Pelita dan tata busana komunitas. Tempat perutusan dan komunitas kedua adalah Palembang dengan perutusan mengajar maupun penjahit antara November 1963 sampai dengan Maret 1976. Dalam kurun waktu tersebut Sr. Imelda berkesempatan menjalani pendidikan di SPG Xaverius Palembang lulus 1968. Selanjutnya dengan perutusan sebagai guru dan kerumahtanggaan kembali untuk kali kedua di Palembang pada Agustus 1981 sampai Agustus 1989, dan begitu untuk kali ketiga dengan perutusan sebagai Guru dari Juli 1992 sampai Juli 1997 dan terakhir kali keempat dengan perutusan kerasulan doa dari Juli 2010 sampai dengan 2015. Tempat perutusan dan komunitas ketiga adalah Metro dengan perutusan guru di SD Xaverius Metro dari Juni 1990 sampai Juli 1992. Selanjutnya tempat perutusan dan komunitas keempat menekuni kerasulan doa dan penjahit di Kalianda dari Agustus 2003 sampai dengan 2010. Menekuni perutusan kerasulan doa sebagai perutusan utama bagi Para suster lanjut usia Sr. Imelda kembali tinggal di Komunitas Biara Induk sejak 2015 sampai dengan hari ia dipanggil Tuhan karena sakit mengalami gagal ginjal dengan perawatan intensif di RS. Immanuel dari tanggal 24 Agustus dan dilanjutkan di RSIA St. Anna sampai ia dipanggil Sabtu pukul 08.45 WIB. Sosok Sr. Imelda sebagai religius rasuli HK dalam hidup dan perutusannya lebih banyak berkiprah di dunia pendidikan sebagai guru SD dan SMP maupun sebagai penjahit busana suster-suster dalam  kerumahtanggaan. Dari pengalaman menjalani perutusan secara aktif dalam komunitas kerasulan tampak kegigihan dan daya tahan juangnya dengan kedisiplinan dan ketekunan. Ia memiliki anugarah tulisan tangan yang sangat bagus cocok sebagai guru kelas 1 dan 2 untuk pengenalan tulisan dengan huruf yang baik. Sedangkan setelah memasuki masa purnabakti dengan perutusan kerasulan doa hal-hal kerohanian yang sudah ia hidupi sejak religius muda menjadi kekuatan untuk menekuni panggilan religius rasuli HK yang pendoa. Selain keterampilan keguruan dan kecintaannya sebagai seorang penjahit melekat dalam dirinya begitu pula terbatinkan dengan baik kesetiaan dan loyalitas dalam mencintai dan menekuni hidup panggilannya dengan perutusan apapun wujudnya; hormat dan memelihara serta merawat dengan baik dirinya maupun tanggung jawab tugas yang dipercayakan kepadanya; berbudaya taat dan hormat, bersih dan rapi, melakukan dan memperlihatkan hasil kerja sebagai pemberian terbaik. Untuk segala sesuatu ada waktu yang tepat, dimana Tuhan yang memberi dan Dia pula yang memanggil. Sr. Imelda sebagai religius rasuli HK telah purna dengan S3 nya, dimana ia setia setiap saat dalam hidup panggilannya dengan keteladan lewat pergulatanmu hidup sebagai rasuli HK sampai akhir. Sr. Im, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil dan Tuhan akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar (Bdk. Mat. 25:23). Terima kasih, selamat jalan dan maafkan kami semua adik-adikmu sepanggilan yang bersama menekuni kebersamaan hidup dalam kongregasi ini sepanjang 57 tahun keanggotaanmu yang diawali dengan kaul pertamamu. Selamat memasuki dan menerima tanggung jawab untuk perkara besar yang Tuhan berikan kepadamu di kehidupan abadi dimana engkau ditinggikan bersama Mere Marie Pendiri Kongregasi kita, karena engkaupun telah setia menjawab: “Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus” (1 Kor.11:21) (doc.kongregasihk)

RIP: Sr. Imelda HK Read More »

Mgr. Yohanes Harun Yuwono: “Generasi Tangguh  Didasari Iman Kristiani di Era Revolusi Industri 4.0”

KEDATON – STIE Gentiaras mengadakan kuliah umum pada tanggal 26 agustus sampai 30 agustus. Kuliah umum adalah kegiatan rutin yang diadakan Kampus STIE Gentiaras setiap awal semester ganjil. Kuliah umum hari ini di awali dengan pembukaan kuliah umum oleh kepala STIE Gentiaras yaitu suster Lidya Sumiyati, S.E, M.M, M.S.Ak. Kuliah umum ini sendiri memiliki tujuan untuk memberi wawasan yang lebih luas untuk mahasiswa dan membuat mahasiswa untuk berfikir lebih terbuka. Kuliah umum hari pertama di isi oleh pemateri yang sangat istimewa yaitu Mgr.yohanes Harun Yuwono, dengan tema “Generasi Tangguh  Didasari Iman Kristiani di Era Revolusi Industri 4.0” Di dalam memberikan materi Mgr.Yohanes Harun Yuwono juga memberikan nasihat-nasihat untuk para mahasiswa agar mahasiswa dapat berfikir lebih terbuka kembali di era revolusi industri 4.0 yang semakin pesat. Kaum muda harus berani menentang kejahatan yang merendahkan martabatnya. Kaum muda harus kompak antar sesamanya dan saling menyebar virus kebaikan.Dan juga para kaum muda diharapkan agar menapaki jalan masa mudanya yaitu dengan jalan persaudaraan,jalan protagonis, dan jalan misionaris. Selain itu para kaum muda juga diharapkan untuk tampil di depan dan berani membawa perubahan. Kuliah umum diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan untuk Mgr.Yohanes Harun Yuwono yang diserahkan langsung oleh kepala STIE Gentiaras yaitu suster Lidya Sumiyati, S.E, M.M, M.S.Ak. (Lusia Esti)  

Mgr. Yohanes Harun Yuwono: “Generasi Tangguh  Didasari Iman Kristiani di Era Revolusi Industri 4.0” Read More »

Keuskupan Tanjungkarang

keuskupantanjungkarang.org adalah website resmi Keuskupan Tanjungkarang yang dikelola langsung oleh Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Tanjungkarang

Kritik, usul, dan saran dapat menghubungi kami melalui komsosktjk18@gmail.com

Lokasi Kantor Keuskupan Tanjungkarang

© 2018-2024 Komsos Tanjungkarang | Designed by Norbertus Marcell

Scroll to Top