WKRI dinyatakan sebagai mitra pelayanan yang sangat berarti bagi Paroki Tanjungkarang melalui karya-karyanya: pendampingan keluarga, pelayanan liturgi, keterlibatan sosial, pemberdayaan perempuan serta dukungan pada program-program pastoral paroki. Dengan demikian WKRI telah menunjukkan bahwa peran perempuan sungguh tidak tergantikan dalam kehidupan menggereja.
Ini dikatakan oleh Koordinator Umum DPH Paroki Tanjungkarang F. Joko Winarno yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Ketua Bidang Diakonia Donatus Rudy Eko Santosa saat menghadiri Konferensi Cabang VII Wanita Katolik RI DPC Tanjungkarang, Minggu, 16 November 2025 di Wisma Albertus, Pahoman, Bandarlampung.
Konfercab VII ini mengusung tema: ‘Wanita Katolik RI Berperan Aktif Memelihara Bumi Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Bersama.’ Acara ini dihadiri Ketua Presidium Wanita Katolik RI DPD Lampung Elisabeth Sri Puryanti dan para tamu undangan.
Garam dan terang
Bagi DPH Paroki Tanjungkarang, Konfercab bukan hanya sebuah agenda rutin organisasi tetapi merupakan momen strategis untuk menegaskan kembali jati diri, merumuskan arah peayanan serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan peran WKRI sebagai perempuan Katolik yang tangguh, solider, dan berdaya guna bagi Gereja dan masyarakat.
Konfercab VII ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan organisasi, mengevaluasi program yang telah dilakukan. Diharapkan, ke depan dapat melayani dengan lebih baik lagi. Semoga semangat sinodalitas berjalan bersama, saling mendengarkan, dan melayani menjadi landasan dalam setiap proses diskusi dan pengambilan keputusan.
Diharapkan, siapa pun yang mendapat mandat dalam kepengurusan yang baru, mampu meneruskan dan mengembangkan karya WKRI dengan penuh cinta, integritas, dan kreativitas, sehingga WKRI semakin mampu hadir sebagai garam dan terang di tengah umat. ***
Sr. M. Fransiska FSGM



