Uskup Vinsensius Lantik Komisi Kesehatan, PERDHAKI, dan Yayasan Justicia Fidelis Keuskupan Tanjungkarang.
Pelantikan ini berlangsung dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo di Gereja Paroki St. Maria Immaculata Way Kandis, Jumat, 11 Desember 2025. Siap membantu masyarakat Dalam homilinya Mgr. Vinsensius mengatakan bagaimana kita yang telah dipilih oleh Tuhan, yang memiliki kapasitas dan kualitas harus memiliki kemampuan di atas rata-rata. Kemampuan di atas rata-rata itu, lanjut Uskup, sesuatu yang kita lakukan dalam pelayanan. Maka, kekatolikkan kita harus menonjol, bercahaya, dan kelihatan. Misalnya, tidak korupsi. Sikap-sikap itu akan nampak dalam pelayanan. Meski kapasitas yang diberikan Tuhan itu berbeda-beda, akan tetapi kita mempunyai tugas mewartakan Allah dengan sukacita dan kekompakkan dalam persaudaraan. Persaudaraan itu harus tercipta karena kita dipersatukan dalam sarana pembabtisan: Bapa, Putera, dan Roh Kudus. Kkita adalah satu dalam iman, pengharapan, dan kasih. Uskup berharap, cara kerja kita harus menjadi garam dan terang dunia, meski kita ini adalah golongan minoritas. Kepada yang dilantik, Uskup meminta agar siap membantu masyarakat. Mengubah air mata Ketua Rumpun Kemasyarakatan Keuskupan Tanjungkarang Pastor Philipus Suroyo Pr dalam kata sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Uskup Vinsensius yang telah melantik rasul awam yang hebat-hebat. Karena mereka telah mempersembahkan hidupnya dengan hati tulus, ikhlas, dan apa adanya. Banyak hal yang Romo Roy harapkan dari mereka yang sudah dilantik ini. Pertama, setiap pelayanan harus terinspirasi karena iman sehingga yang kita kerjakan merupakan ungkapan iman sekaligus tanda bukti keterlibatan kita pada keselamatan banyak orang. Kedua, menjaga solidaritas Ketiga, mengembangkan semangat peduli dan dinamis. Kehadiran kita bukan untuk diri sendiri. Akan tetapi kita menghadirkan wajah Kristus, wajah Gereja yang berbelarasa pada semua orang tanpa membeda-bedakan. Keempat, ketika melaksanakan tugas, bukan karena semata-mata mendapat SK dari Uskup, tetapi Tuhan sendiri yang mengutus. Maka, kehadiran kalian menjadi garam dan terang bagi banyak orng. Kelima, semoga kehadiran kita mampu mengubah derai air mata kesedihan menjadi sumber mata air yang terus mengalirkan berkat dan sukacita. Usai Perayaan Ekaristi acara dilanjutkan dengan sosialisasi. Komisi Kesehatan: Dr. Rosmini Sipayung PERDHAKI: Sr.M. Adelia FSGM Yayasan Justicia Fidelis: T. Purnomo Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. (Matius 23:11) Sr. M. Fransiska FSGM



