PLENO SINODE KEUSKUPAN TANJUNGKARANG

PLENO SINODE KEUSKUPAN TANJUNGKARANG
Bagikan:

Keuskupan Tanjungkarang menggelar Pleno Sinode di RR La Verna, Jumat 3-4 Juni 2022.

Hadir sebanyak 118 orang. Mereka adalah para romo, suster, frater. Juga bidang-bidang kategorial diantaranya: Yayasan Pendidikan Katolik, Yayasan Pengembangan Sosial Katolik dan Charitas, PMKRI, WKRI, Legio Maria, dan PDKI.

Pleno Sinode ini sebagai forum untuk mempresentasikan proses Sinode Berjalan Bersama yang telah dimulai sejak Oktober tahun 2021 di setiap paroki di Keuskupan Tanjungkarang. Proses ini merupakan refleksi dan permenungan berbagai pengalaman iman seluruh umat Allah di Keuskupan Tanjungkarang.

Oleh Tim Inti Sinode Keuskupan hasil refleksi umat Allah itu dirangkum sebanyak sepuluh sintesis. Sepuluh sintesis ini yang diplenokan. Dikembalikan lagi ke umat untuk dievaluasi, dikoreksi, dilengkapi, dan disempurnakan. Sesi ini peserta dibagi dalam kelompok-kelompok.

Dalam Pleno Sinode ini memberi porsi besar pada sikap hati atau disposisi batin mendengarkan. Duta tokoh agama Muslim dan Hindu dihadirkan untuk memberi masukan bagi Gereja di Lampung.

Mereka adalah:

  • Lektor Kepala Ilmu Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Radin Intan Lampung, Dr. H. Sudarman, M. Ag.
  • Pinandita / Pemangku Pura Kerthi Buana Prov. Lampung, Ida Bagus Putu Mambal, S.Ag.,M.Si

Masukan dari dua tokoh agama tersebut sengaja tidak ditanggapi. Akan tetapi, didengarkan guna memperkarya refleksi Gereja Lampung.

Sepemikiran

Uskup Agung Palembang sekaligus Administrator Apostolik Mgr. Yohanes Harun Yuwono saat membuka acara Pleno Sinode ini menjelaskan, bahwa Keuskupan Tanjungkarang berkontribusi tidak hanya saat Sinode Universal ini saja. Sinode Keuskupan Tanjungkarang juga sejalan, sepaham, dan sepemikiran dengan Paus Fransiskus sejak tahun 2017 dengan menggelar acara Perpasgelar (Pertemuan Pastoral Gereja Partikular) di RR La Verna. Menghasilkan arah dasar Keuskupan hingga tahun 2027, sebagai persiapan menyongsong 100 tahun Gereja Katolik di Keuskupan Tanjugkarang.

Uskup memberi contoh. Tahun ini tema ardas adalah Komunitas Basis. Dimana setiap orang harus tersapa, saling memperhatikan. Nah, Bapa Suci dalam Sinode Universal juga mengajak untuk Berjalan Bersama .

Proses Sinode ‘Berjalan Bersama’  ini adalah permintaan Paus Fransiskus agar supaya sebanyak mungkin umat Katolik memberikan kontribusinya untuk Sinode Universal Para Uskup pada tahun 2023 di Vatikan. ***

 

M. Fransiska FSGM

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Radio Suara Wajar (RSW)