Lilin Harapan Puncak Temu Akbar Suka Prigiskali 2022

Lilin Harapan Puncak Temu Akbar Suka Prigiskali 2022
Bagikan:

Purwodadi, 3 Juli 2022 digelar acara penutupan Temu Akbar (Tebar) OMK Sukaprigiskali (Sukoharjo, Pringsewu, Gisting, Kalirejo) Keuskupan Tanjungkarang.

Acara ini di Dusun Dadirejo, Kelurahan Waringinsari Timur, Kecamatan Adi Luwih. Unit pastoral Sukoharjo, Pringsewu, tepatnya di lapangan pekon Waringinsari Timur.

Dalam kegiatan ini, Sabtu 2 Juli 2022, sekitar Pukul 00.00 WIB lilin dinyalakan dan dibawa oleh peserta sebagai simbol harapan para OMK di malam puncak dari keseluruhan acara TEBAR 2022.

Wakil Kementerian Agama, Bapak H.Ahmad Rifa’I mengatakan, sangat mendukung serta mengapresiasi kegiatan Temu OMK Suka Prigiskali yang merupakan wadah pembinaan kaum muda.

“Ini adalah wadah untuk kaum muda berkreasi, tidak hanya Orang Muda Katolik saja, tetapi semua orang muda. Orang muda harus mempunyai jiwa yang menyala, bangkit serta bisa menjadi garda terdepan.” ujarnya.

Ia menambahkan, OMK merupakan generasi penerus masa depan gereja dan bangsa. Maka perlu dibina dan diarahkan agar imannya semakin teguh. Ia berharap, agar semua OMK yang mengikuti kegiatan ini dapat mendalami tema yang ditentukan.

“OMK Bangkit, Berjalan, Kembalikan Semangat mu,”. “Tema Tebar kali ini sangat bagus mengangkat era milenial semangat yang sangat membara”, ujarnya.

Sementara di lokasi terpisah, Pendamping OMK Suka Prigiskali Rm. Yohanes Sulatin Pr, mengatakan kegiatan ini akan menjadi awal bagi para OMK untuk bangkit dan bertumbuh dalam iman melakui kegiatan Tebar 2022.

“Kegiatan ini sudah tertunda dan baru terlaksana sekarang. Ini akan menjadi ajang bagi OMK untuk bangkit dan memulai kembali serta memupuk iman mereka. Semoga segala harapan dan doa mereka semua menjadi pondasi untuk terus berubah dan berbuah dalam iman kristiani” ungkapnya.

Puncak dari acara Tebar diadakan penampilan pentas seni (Pensi), mulai dari penampilan OMK Sukaprigiskali (Sukoharjo, Pringsewu, Gisting, Kalirejo), elemen agama lain dan pemuda-pemudi lainnya yang ikut tampil serta ikut memeriahkan acara tersebut.

Adapun penampilan pentas seni dari BIA-BIR, SMA Xaverius, OMK Kalirejo, Pemuda Kerasulan Baru, Pemuda Budis, Pradah Hindu, Kristen Protestan, Suster FSGM.

Ketua tari dari Agama Hindu mengatakan sangat bangga dan sangat mengapresiasi dengan adanya acara Temu Akbar Orang Muda Katolik karena semua agama termasuk Hindu diberikan tempat untuk menampilkan bakat serta seni yang di miliki, bisa dilihat oleh ribuan OMK mau pun masyarakat setempat. Acara tersebut merupakan bentuk agar masyarakat saling merangkul dan rukun antar umat beragama.

 

Kegiatan di hari kedua ditutup dengan acara doa bersama, menyalakan lilin sebagai bentuk pengharapan dan ucapan syukur Orang Muda Katolik atas adanya acara Tebar.

Dilanjutkan menyalakan api unggun. Peserta membentuk lingkaran membuat lingkaran dan membuang lilin tersebut ke dalam api unggun.

Hari ketiga, 3 Juli 2022. Diadakan kerja bakti, sebagai bentuk pertanggungjawaban serta kepedulian para OMK Sukaprigiskali terhadap lingkungan sekitar. Kerja bakti dilakukan di beberapa lokasi, mulai dari Vihara, Pure, Gereja GKSBS, Gereja Kerasulan Baru, Balai Desa, Pasar, Puskesmas, Puskes Wan, SD dan sepanjang jalan menuju lokasi perkemahan Tebar.

Acara ditutup dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Yohanes Sulatin Pr.

 

Kegembiraan serta sukacita terpancar dari raut wajah OMK Sukaprigiskali. Acara ini suatu bentuk rasa syukur atas nikmat yang luar biasa Tuhan berikan agar Orang Muda Katolik bisa berkumpul bersama, berdinamika bersama. Kegiatan Temu Akbar ini sekaligus menjawab kerinduan akan Orang Muda Katolik untuk berdinamika bersama. ***

Melin/ Andre

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Radio Suara Wajar (RSW)