Suara riuh anak-anak meramaikan kompleks Xaverius Way Halim pada pagi hari. Mereka datang pada Sabtu, 18 Januari 2020 untuk merayakan Hari Anak Misioner ke-177 yang diadakan oleh Karya Kepausan Indonesia Keuskupan Tanjungkarang (KKI Keuskupan Tanjungkarang). Adapun tema Hari Anak Misioner ini adalah “Aku Bintang Misioner”.

Acara yang diikuti oleh semua anak TK-SMP dari Paroki Bandarlampung dan juga stasi dari masing-masing paroki ini diawali dengan perayaan ekaristi yang dipimpin langsung oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Uskup Keuskupan Tanjungkarang. Dalam homilinya Mgr.Yohanes Harun memanggil beberapa anak dan mengajukan beberapa pertanyaan kepada anak-anak tersebut. Mulai dari apakah hapal doa Bapa Kami hingga mengenai Kardinal yang ada di Indonesia. Pada akhir homili, Mgr. Yu memberikan hadiah berupa rosario kepada anak-anak yang maju tersebut.

Seusai perayaan Ekaristi, seluruh peserta berfoto bersama dengan Uskup dan para romo. Para peserta lalu menyantap makanan ringan yang mereka bawa dari rumah. Para peserta pun menunjukan bakatnya memalui pentas seni. Adapun pentas seni pada acara ini ditampilkan oleh BIA Paroki St. Yohanes Rasul, Kedaton, BIA Paroki Katedral Kristus Raja, BIA Stasi Panjang, BIA Paroki Ratu Damai, Teluk Betung, BIR Paroki Katedral Kristus Raja dan ada penampilan solo song dari Paroki St. Yohanes Rasul, Kedaton.

Seusai acara pentas seni dilanjutkan dengan pelbagai macam lomba. Adapun lomba-lomba yang dilaksanakan dimulai pada pukul 11.00. Untuk anak TK, lomba mewarnai. Untuk kelas 1 dan 2 lomba mewarnai dan menceritakan gambar secara singkat. Untuk kelas 3 dan 4, menjodohkan pertanyaan dengan jawaban. Untuk kelas 5 dan 6, menceritakan gambar. Untuk SMP sendiri ada 3 macam jenis perlombaan yaitu membuat cerita bergambar, menulis puisi, dan menceritakan kembali isi Alkitab. Perlombaan berjalan selama kurang lebih 1 jam.

Seusai perlombaan, para peserta dipersilahkan untuk makan siang dan menunggu pengumuman dari hasil perlombaan. Saat yang ditunggu telah tiba, pengumuman dari hasil perlombaan akhirnya diumumkan. Para peserta terlihat sangat senang ketika dibagikan hadiah. Ditemui terpisah, Didios KKI Keuskupan Tanjungkarang, Sr. Miryam. HK menyebutkan perayaan hari anak misioner sebenarnya jatuh pada Hari Raya Epifani. Namun, perayaan Hari Anak Misioner baru dirayakan di Kompleks Way Halim. Menurut, ketua panitia, Cornelius Ivan, sebanyak 695 peserta hadir belum termasuk orang tua yang mendampingi.

~Norbertus Marcell

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *